Senin, 05 Oktober 2015






BOLEHKAH?


Menilik aku kembali pada selembar kertas usang
Menyelam pada kenangan yang telah berdebu
Sederet wajah yang pernah hadir dalam hidupku
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku


Terselip cerita yang mengundang senyum
Membawaku kembali pada sebuah memori
Memori yang telah hilang tetapi tak hilang
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku



Cinta dan persahabatan melebur menjadi satu
Diantara perbedaan yang mewarnai sebuah ruangan
Ruangan yang selalu menjadi tempat guyonan
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku


Yang datang dan kemudian pergi
Yang manis dan kemudian pahit
Yang tertawa dan kemudian menangis
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku


Sekian lama rindu ini terkubur begitu dalam
Izinkan aku menitip rindu pada angin
Jika kelak kita bertemu kembali
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku


Ngawi, 22 Juni 2015
Arista Prasandha

Minggu, 17 Mei 2015





AKU MENANTI DALAM KERINDUAN ABADI


Waktu itu.....
Kehangatan menggeluti hatiku
Dalam diam mataku teteskan bulir bening
Kala canda tawa yang mengisi kekosonganku


Telah lama....
cinta dan kasih menjadi satu
Memupuk hati dalam kegusaran
Yang disebut "Persahabatan"


Tak lama....
Bertemu dan berpisah lagi
Datang dan pergi lagi
Aku pun akan sendiri


Angin.....
Diatas perahu yang sama
Senyuman yang takkan pudar
Aku pasti merindukannya


Laut.....
Saksi bisu kerinduanku
menggenggam erat
Dalam tautan jemari


Akan datang....
Tetes kerinduan dalam suka
kendati menjadi yang terlupakan
Aku tetap menanti dalam kerinduan abadi



Pangkep,9 mei 2015
Oleh : Arista Prasandha







DREAM

Salahkah jika aku bermimpi? 
Aku ingin bebas
Menggubah sejuta lagu rindu
Mengukir rindu dalam sajak
Selami kehidupan dalam melodi



Pangkep,15 Mei 2015
Oleh : APF

Rabu, 22 April 2015

Desember Kenangan







Desember Kenangan


Jelang Penghujung bulan
Terukir indah sebuah kenangan
Yang terlintas mengundang senyum
Walau hanya angin lalu


Gempar suasana
Menyambut semangat hari baru
Meski langsam akan lenyap
Namun kisah tiada akhir

Menggores tawa dalam kalbu
mengusik hati yang pilu
Terhanyut dalam cerita
Akankah menjadi akhir

Terlelap dalam alunan
Menggubah sejuta lagu rindu
Terbawa mimpi akhir "Desember"
Menjadi awal "kenangan" bahagia


10 Maret 2011
Arista Prasandha F

Senin, 20 April 2015

Ketika Senja Menyapa





KETIKA SENJA MENYAPA


Senja dibalik temaram
Giris hati mengundang bimbang
Kala suasana mulai kelam
Gumam hati diwaktu selang

Sunyi senyap terasa
Menggetar jiwa dalam luapan
Gundah gulana menyesatkan jiwa
Sebuah peristiwa yang terasingkan

Jujuh air mengalir
Kelir senja menyapa
Merenung hati bertahar
Dalam hening suasana



Berhiliran hingga kelam
Hilal muncul sambutan pelita 
Gemerlap bintang malam 
Awal petang tinggalkan senja

18 Mei 2011

Jumat, 21 November 2014

DEAR RAIN 2






 "Dear Rain..Please help me to cover up my tears"




DEAR RAIN 2  



Termenung aku dalam kesendirian
Semilir angin yang menerpaku
Menyapu lembut permukaan kulitku
Rasakan tiap detik hembusannya


Langit yang mendung
Rintik hujan yang menggema
Permukaan jendela yang mengembun
Ku pejamkan mata


Pipi yang bersemu
Tangis yang tertahan
Sudut bibir yang tertarik keatas
Syukuri nikmat yang disuguhkan-Nya


20 November 2014

Rabu, 19 November 2014

Fantasi Melodi








Fantasi Melodi

Denting piano menyeruak dengan merdunya
Tatkala jari-jarimu menari dengan indahnya
Alunan melodi yang menyatu padu
Menembus dinding jiwaku


Sepoi angin menyibak tirai gorden
Membelai lembut surai hitam legammu
Kau pejamkan mata indahmu
Kala nikmati duniamu


Senada dengan getar jiwaku
Rangkaian sebuah melodi cintamu
Kau bernyanyi dalam ruangmu
Hanya untukku seorang


Degup jantungku meronta
Hatiku tergelitik
Aliran darahku seolah berhenti
Takkan ada kata sanggup menjamahmu


Seulas senyum kini tercipta
Ketika pesonamu menjadi canduku
Membawa separuh hatiku
Hingga menyeretku kedalam fantasimu



Agustus 2013
By : Arista Prasandha