Senin, 05 Oktober 2015






BOLEHKAH?


Menilik aku kembali pada selembar kertas usang
Menyelam pada kenangan yang telah berdebu
Sederet wajah yang pernah hadir dalam hidupku
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku


Terselip cerita yang mengundang senyum
Membawaku kembali pada sebuah memori
Memori yang telah hilang tetapi tak hilang
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku



Cinta dan persahabatan melebur menjadi satu
Diantara perbedaan yang mewarnai sebuah ruangan
Ruangan yang selalu menjadi tempat guyonan
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku


Yang datang dan kemudian pergi
Yang manis dan kemudian pahit
Yang tertawa dan kemudian menangis
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku


Sekian lama rindu ini terkubur begitu dalam
Izinkan aku menitip rindu pada angin
Jika kelak kita bertemu kembali
Bolehkah aku bercerita pada anak cucuku


Ngawi, 22 Juni 2015
Arista Prasandha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar