Ketika kau tak lagi
berpijak dilabirin hatiku
Seolah-olah dunia kini tak lagi berpihak padaku
Ketika fikiran dan hati mulai kontras
Bahkan ketika persepsi tak sejalan dengan
kenyataan
Derap langkahku yang meninggalkan sebongkah kenangan
Dengan gontai ku tetap tapaki jalan
Menggumamkan kata penenang seorang diri
Berharap semua akan baik-baik saja
Bulir bening nista kembali basahi pipi
Deru nafas yang tak lagi bersahabat
Sesak terasa mengikat rongga dada
Bersediakah langit dan bumi merengkuh tubuhku?
24 Maret 2014
By : Arista Prasandha
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar